SHARE

Bismillah, Assalamualaikum sahabat masq tour yang berbahagia. Ketemu lagi nih dengan admin penulis artikel di blog travel umroh terpecaya asal dari Bandung bernama Mazq Tour. Pagi ini (saat admin menulis) ada kepikiran untuk memberikan tips kepada Anda calon jemaah haji atau umroh tentang waktu yang ideal untuk melaksanakan tawaf.

Tawaf adalah ibadah dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali. Pada tiga putaran pertama dianjurkan untuk lari-lari kecil (jika dimungkinkan) dan selanjutnya berjalan biasa. Ada empat tawaf, yakni tawaf qudum, tawaf ifadah, wada, dan sunah.

baca juga : Tips Membawa Buah Hati Ikut ke Tanah Suci

Tawaf qudum atau pembuka biasanya dilakukan ketika pertama kali datang ke Makkah. Tawaf wada dijalankan pada akhir ketika hendak meninggalkan Makkah, sedangkan sunah dapat dilakukan kapan pun. Adapun tawaf ifadah merupakan bagian dari rukun haji yang harus dilaksanakan. Jika tidak maka hajinya tak sah.

Menurut narasumber yang bisa dipercaya, biasanya penumpukan jemaah yang akan melakukan tawaf terjadi dari selepas sholat ashar. Jamaah ingin menunaikan shalat Ashar, kemudian dilanjutkan dengan shalat Maghrib dan Isya.

Saat-saat inilah jamaah menumpuk dan disarankan tidak melaksanakan tawaf pada waktu-waktu tersebut. Nah sebaiknya kita melakukan tawaf tidak berdesak-desakkan demi mencium Hajar Aswad atau mengusapnya, karena hal itu dapat menyakiti orang yang dosanya lebih besar dari pahala menciumnya.

Waktu terbaik untuk melakukan tawaf adalah pukul 24.00 hingga pukul 02.00 waktu setempat. Di waktu ini peluang mencium hajar aswad pun menjadi lebih terbuka.

Berikutnya Anda calon jemaah haji atau umroh bisa mencari sela di waktu-waktu lenggang lainnya seperti disaat waktu selepas sholat dzuhur hingga menjelang Ashar. Walaupun tantangan berupa kemungkinan panas suhu di Mekkah pada siang hari bisa menyentuh 45 derajat Celcius.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here