SHARE

Sahabat MazQ Tour yang sedang membaca, tak terasa sudah hampir 2 bulan kami menemani Anda dengan suguhan artikel-artikel kami. Semoga kami bisa menemani Anda lebih lama lagi dan semoga amal kita membaca artikel seputar haji, umroh dan wisata halal ini dicatat pahala oleh ALLAH SWT, amiin.

Kali ini artikel yang akan kita suguhkan adalah tentang satu masalah yang terjadi saat melaksanakan umrah lebih tepatnya tentang rambut rontok saat umroh. Baik laki-laki maupun perempuan ketika dia mengusap kepala saat berwudhu atau ketika mandi maka tidak ada sangsi baginya atas dasar tidak disengaja.

Yang dilarang ialah jika seseorang sengaja mencabut rambut atau memotong kukunya ketika dia sedang ihram. Apakah menggundul, memendekkan, atau mencabut atau menggaruk dan semacamnya. Berdasarkan firman Allah Ta’ala

“وَلَا تَحْلِقُوا رُءُوسَكُمْ حَتَّى يَبْلُغَ الْهَدْيُ مَحِلَّهُ (سورة البقرة: 196)

“Dan jangan kamu mencukur kepalamu, sebelum korban sampai di tempat penyembelihannya.” (QS. Al-Baqarah: 196)

Ahli ilmu sepakat tentang hukum ini, sebagaimana mereka sepakat jika menyisir rambut diharamkan (saat ihram) apabila diyakini bahwa rambutnya akan rontok jika disisir dan dinyatakan dalam Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah (11/179).

“Jika seorang yang ihram meyakini bahwa dengan menyisir rambut, maka rambutnya akan ada yang rontok, maka tidak ada perbedaan pendapat di antara ahli fiqih tentang haramnya masalah tersebut.”

Jika rambutnya tidak rontok saat disisir, para ulama berbeda pendapat menjadi tiga pendapat;

Pendapat pertama: Boleh. Ini adalah mazhab Ibnu Hazm Az-Zahiri. Dia berkata dalam kitab Al-Muhalla (5/186), “Adapun menyisir rambut, tidak dimakruhkan dalam keadaan ihram, hukumnya mubah secara mutlak.”

Sebagian ulama yang berpendapat seperti ini berdalil dengan hadits riwayat Bukhari (316) dan Muslim (1211), dari Aisyah radhiallahu anha, dia berkata, “Aku melakukan ihram bersama Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dalam haji Wada. Aku termasuk orang yang ihram Tamattu, karena aku tidak menggiring hadyu.

Lalu aku mengalami haid dan belum suci hingga malam Arafah. Maka aku berkata, “Wahai Rasulullah, ini adalah malam Arafah, tapi aku ihram umrah untuk Tamattu.” Maka Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Lepas rambutmu, menyisirlah dan hentikan umrahmu.”

Mereka (para ulama) berkata bahwa dalam hadits ini Nabi shallallahu alaihi wa sallam memberi izin kepada Aisyah untuk menyisir sedangkan dia dalam keadaan ihram. Beliau memerintahkannya mandi adalah untuk melakukan ihram haji, karena ihramnya asalnya untuk umrah.

baca juga : Boleh ga sih umroh berkali-kali ?

Pendapat Kedua: Diharamkan.

Pendapat ini merujuk pada sebagian mazhab Hanafi. Mereka berdalil dengan hadits Ibnu Umar radhiallahu anhuma, dia berkata, “Seseorang bangkit menghadap Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam, lalu berkata, “Siapakah orang yang berhaji itu wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, “Orang yang rambutnya kusut dan kumal.”

Mereka berpendapat bahwa orang yang rambutnya demikian adalah yang tidak memakai minyak rambut, tidak menyisir dan tidak ditutup atua semacamnya. (Lihat Al-Ikhatiar Li Ta’lilil Mukhtar (1/143), Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah (11/179). Hanya saja hadits ini dha’if (lemah). Al-Albanya berkata tentang hadits ini dalam Kitab Dhaif Sunan Tirmizi, “Sangat lemah.”

Pendapat Ketiga: Makruh.

Karena perbuatan tersebut dapat menyebabkannya melakukan pelanggaran ihram. Ini adalah pendapat Mazhab Syafi’I dan Hambali. An-Nawawi berkata dalam kitab Al-Majmu (7/374), “Dimakruhkan menyisir rambut kepala dan jenggot, karena perbuatan tersebut mirip dengan mencabut rambut.”

Al-Bahuti yang bermazhab Hambali berkata dalam Kitabnya Kasyaful Qana (2/424), “Orang yang ihram boleh membasuh kepalanya dan badannya. Hal tersebut dilakukan oleh Umar dan puteranya. Ali dan Jabir memberi keringanan dalam masalah tersebut dengan catatan tidak menyisir, karena perbuatan menyisir akan menyebabkan tercabutnya rambut.”
disadur dari : islamqa.info

Wallahua’lam.

Nah semoga bisa menjadi referensi untuk sahabat dalam pengetahuan tentang ibadah umroh. Oia bagi yang lagi cari travel umrah, haji plus atau haji khusus bisa hubungi kami ya. Semaksimal mungkin akan kami layani keperluan Anda. Jadwal dan biaya umroh bisa kontak CS kami di : 0811-2276-767

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here