SHARE

Assalamualaikum sahabat, Merdeka ! Merdeka ! Merdeka !
Mari sahabat travel umroh MazQ Tour kita bersama sambut kemerdekaan dengan semangat baru untuk “memerdekakan” diri kita terlepas dari segala perbudakan hawa nafsu dan akhirnya kita menjadi muslim yang lebih baik lagi.

Di artikel ini, sahabat akan kami ajak menilik jejak islam di eropa, spanyol lebih khususnya. Negara di Eropa barat daya ini merupakan kiblat ilmu pengetahuan serta sains dan menjadi pusat peradaban yang amat maju.

Di Spanyol inilah dulunya pernah berdiri negeri bernama Andalusia, atau yang dalam bahasa Arab-nya disebut Al-Andalus (الأندلس) pernah berdiri dan ibukotanya bernama Cordoba. Cordoba adalah kota yang makmur, namun mengalami kemerosotan saat pemerintahan Visigoth. Kemakmuran Cordoba bangkit kembali pada masa dibawah kekhalifahan Islam.

Menjelajahi Andalusia pada masa lalu akan membawa kita ke ibu kotanya, yang sayangnya saat ini tinggal puing-puing reruntuhan. Reruntuhan itu adalah situs arkeologi yang mencatat sejarah kejayaan Islam di Cordoba yang terkenal dengan nama Medina Azzahra.

sisa puing-puing medina az zahra

Madinat al Zahra ini ibarat istana di dalam kota, dikelilingi benteng dan menara pengintai di atasnya, dan sebuah gerbang yang menjadi akses utama. Kota ini dibangun di area bertingkat, dengan teknologi pengairan yang cukup maju pada zamannya. Di dalam benteng inilah terdapat ruangan-ruangan yang menjadi tempat tinggal khalifah, para pegawai kerajaan, dan tentara.

Serambi dengan pilar-pilar besar di sebagian besar bangunan istana ini beberapa masih ada yang tegak berdiri, yang di bawahnya ditopang dengan lantai kayu, untuk menjaga agar tak mudah runtuh karena longsor. Sebuah masjid besar bernama Aljama Mosque dibangun tak jauh dari istana. Masjid ini dipercaya sebagai masjid pertama di Andalusia yang kiblatnya menghadap ke Mekkah.

Baca juga : Masjid ini menjadi kiblat pertama umat Islam

Bagaimana awal mula keruntuhan tempat ini? Jatuhnya khalifah pada awal abad ke-11 adalah awal dari malapetaka dan penelantaran bangunan istana. Tahun 1012, istana hancur menjadi puing-puing akibat konflik perang sipil yang berkepanjangan. Untuk membangun Madinat Al Zahra butuh waktu 25 tahun, yang kemudian bertahan hanya sekitar 65 tahun, hingga akhirnya terkubur hingga 9 abad.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here