SHARE

Assalamualaikum sahabat, sahabat sudah tau tentang sejarah islam di spanyol ? Pasti sudah dong bagi yang baca artikel sebelumnya : jejak islam di spanyol – meddina azzahara. Jika belum baiknya sih baca artikel itu dulu sebelum melanjutkan membaca.

Madrid adalah kota yang sudah ada dari sejak zaman kuno. Ibukota dari Negara spanyol ini dulunya adalah pemukiman kecil orang-orang Romawi (Matrik) yang dibangun di tepi Sungai Manzanares. Pernah ditingal banyak penghuni nya pada abad ke-7 (periode Visigothic) namun pada abad ke-9 selama periode Umayyah kembali ramai meski Andalus (sebelum jadi kota Madrid) tidak seramai Kota Toledo.

Dirham Muhammad I

Gubernur Umayyah bernama Muhamma I tahun 852-888M membangun benteng di wilayah perbatasan tengah dikenal sebagai al-Tsaghr al-Awsath yang berbatasan langsung dengan kerajaan-kerajaan kristen. Disinilah awal nama Madrid / majrit (jalur air) muncul karena kota ini dibangung di sepanjang Sungai Manzanares. Ada pendapat lain juga menurut kisahmuslim.com menyebutkan nama Madrid berasal dari bahasa Arab “majra” dan “it”. Majra yang berarti air sebagai rezeki dan pemberi kehidupan dan “it” yang berarti tempat.

Peta Spanyol pada pertengahan abad ke-9

Pendapat ketiga yang diperoleh tim investigasi online travel umroh MazQ Tour menyebutkan bahwa sebuah Arabisasi dari kata Visigothic untuk sebuah pemukiman Romawi dari Matrik. Terlepas dari perbedaan itu, kata “Matrīt” diartikulasikan oleh orang Arab dengan Majrīṭ. Yang di kemudian hari disebut Madrid.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here