SHARE

Assalamualaikum sahabat
Kisah Nabi Musa Alaihissalam sudah sering kita dengar, baik itu dari orang tua, guru agama maupun saat ceramah jum’at. Adapun artikel ini dibuat adalah agar semakin menguatkan keimanan kita “berkaca” dari kuatnya iman Nabi Musa saat melalui ujian dari Allah SWT.

Nabi Musa diutus Allah SWT di mesir yang notabene nya wilayah tersebut dikuasai oleh raja yang zhalim bernama Fir’aun. Nabi Musa dan saudaranya Nabi Harun beserta kaumnya selama bertahun-tahun bersabar dengan keimanan yang kuat dan tawakal kepada Allah melalui shalat disaat genting Firaun dan pasukannya menentang mereka.

Sampailah waktunya golongan orang-orang beriman ini diizinkan Allah untuk keluar dari Mesir menuju Negeri Syam. Firaun dengan mata-mata nya mengetahui perginya Nabi Musa beserta pengikutnya ini dan segeralah ia menyiapkan pasukan untuk mengejar mereka.

Kejadian ini diabadikan Allah ﷻ dalam Alquran.

وَأَوْحَيْنَا إِلَى مُوسَى أَنْ أَسْرِ بِعِبَادِي إِنَّكُم مُّتَّبَعُونَ * فَأَرْسَلَ فِرْعَوْنُ فِي الْمَدَائِنِ حَاشِرِينَ * إِنَّ هَؤُلاَء لَشِرْذِمَةٌ قَلِيلُونَ * وَإِنَّهُمْ لَنَا لَغَائِظُونَ * وَإِنَّا لَجَمِيعٌ حَاذِرُونَ * فَأَخْرَجْنَاهُم مِّن جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ * وَكُنُوزٍ وَمَقَامٍ كَرِيمٍ * كَذَلِكَ وَأَوْرَثْنَاهَا بَنِي إِسْرَائِيلَ * فَأَتْبَعُوهُم مُّشْرِقِينَ

“Dan Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa: “Pergilah di malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku (Bani Israil), karena sesungguhnya kamu sekalian akan disusuli”. Kemudian Firaun mengirimkan orang yang mengumpulkan (tentaranya) ke kota-kota.

(Firaun berkata): “Sesungguhnya mereka (Bani Israil) benar-benar golongan kecil, dan sesungguhnya mereka membuat hal-hal yang menimbulkan amarah kita, dan sesungguhnya kita benar-benar golongan yang selalu berjaga-jaga”.

Maka Kami keluarkan Firaun dan kaumnya dari taman-taman dan mata air, dan (dari) perbendaharaan dan kedudukan yang mulia, demikianlah halnya dan Kami anugerahkan semuanya (itu) kepada Bani Israil. Maka Firaun dan bala tentaranya dapat menyusuli mereka di waktu matahari terbit.” (QS:Asy-Syu’araa | Ayat: 52-60).

baca juga : Islam di Jepang dari Sejarah hingga Perkembangannya saat ini

Saat-saat genting dialami oleh Nabi Musa dan pengikutnya saat mereka melihat jalan tertutup oleh lautan di hadapannya. Dengan keyakinan kuat terhadap rahmat Allah, Nabi Musa twtap tenang dan yakin ALlah akan menolongnya. Sampai turun wahyu yang diabadikan dalam surat Asy-Syu’araa ayat 63, diperintahkan Nabi Musa untuk memukul lautan dengan tongkatnya.

Dengan kuasa Allah laut pun terbelah, Nabi Musa beserta pengikutnya bersegera melintasi jalan terbelah itu. Setelah melewati laut, Nabi Musa ingin segera memukul laut itu agari ai kembali ke keadaannya semula. Sehingga Firaun dan pasukannya tidak bisa lewat, namun Allah memerintahkan agar menunggu agar Firaun dan bala tentara nya sampai tengah karena akan ditenggelamkan (QS : Ad-Dukhaan Ayat 24).

Saat golongan yang menentang Nabi Musa ini semua telah masuk ke dalam laut, Nabi Musa segera memukul laut dengan tongkatnya dengan izin Allah Laut yang terbelah itu kembali seperti semua. “Tidak seorangpun dari kalangan orang beriman tenggelam dan tidak satupun dari Firaun beserta pengikutnya yang bisa selamat”

Berlalulah kejadian itu, namun pelajarannya tidak hilang sampai sekarang. Insya Allah inilah yang akan membuat iman kita kepada Allah semakin kuat. Kuatkan iman pula untuk yakin untuk melaksanakan ibadah suci ke tanah suci bersama kami travel umroh haji dan wisata halal terpecaya dari kota Bandung, MazQ Tour.

Mulai dari 20,5 juta, Anda dan keluarga sudah dapat menikmati layanan perjalanan umrah yang prima dari MazQ Tour. Tunggu apa lagi, segera daftarkan diri & keluarga Anda.

Hubungi line telpon kami 022-723 3307, WA 08112033382.
📍
 Jl. W.R. Supratman No.102, Bandung – Indonesia
✉️
 info@mazqtour.co.id
🔗
 http://mazqtour.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here