SHARE

Sahabat Mazq Tour dimanapun Anda berada. Di kesempatan kali ini kami akan menjelaskan tentang salah satu rukun haji yaitu wukuf di arafah. Inilah salah satu rangkaian ibadah yang membedakan haji dan umroh.

Jika orang yang sedang melaksanakan haji tidak berada di ‘Arafah pada waktu wukuf, maka tiada haji baginya. Sesuai seperti yang dijelaskan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam Hadist Riwayat Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah yang Artinya : “Haji adalah wukuf di Arafah. Maka siapa yang mendapati ‘Arafah pada malam hari sebelum terbit fajar, sesunggunya dia telah mendapat haji”

Waktu dan Pelaksanaan

Wukuf di Arafah ditentukan hari dan pelaksanaanya. Disyari’atkan dengan meneladani Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya untuk datang ke Arafah setelah terbit matahari pada hari Arafah atau tanggal 9 Dzulhijjah setelah melaksanakan shalat dzuhur dan ashar (di qashar dan jama’ taqdim dengan satu adzan dan dua iqamat).

Wukuf dilaksanakan sampai terbenam matahari dengan memperbanyak dzikir, do’a, membaca al-Qur’an dan talbiyah. Juga disyariatkan memperbanyak membaca :

“Laa ilaha illallahu wah dahu laa syaikalahu, lahulmulku walahulhamdu wahuwa ‘alaa kulli syain qadiir, subhaanallahi walhamdullahi walaa ilaha ilallahu wala hawla wala quwwata illa billahi”

Disunnahkan pula untuk mengangkat kedua tangan dan menghadap kiblat ketika berdoa dengan memuji Allah dan membaca shalawat kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada awal dan akhir do’a, karena Arafah semuanya adalah tempat wukuf.

Lalu ketika matahari terbenam disyri’atkan meninggalkan Arafah untuk menuju Muzdalifah dengan suasana tenang disertai memperbanyak talbiyah. Dan jika telah sampai di Muzdalifah melaksanakan shalat maghrib dan isya dijama’ dengan satu adzan dan dua iqamat, di mana shalat Maghrib tetap dilakukan tiga rakaat sedang shalat Isya dilaksanakan dua rakaat.

baca juga : Apa Itu Maqam Ibrahim, Benarkah Kuburan Nabi Ibrahim عليه السلام ?

Bisa disimpulkan, Tata Tertib Wukuf adalah sebagai berikut :

1. Berdoalah sebanyak-banyaknya karena Arafah dijanjikan sebagai tempat yang mustajab untuk berdoa.

2. Jangan membunuh binatang dan berkata porno atau jorok.

3. Perbanyak zikir dan berdoa.

4. Mintalah sebanyak-banyaknya, seain karena Allah Maha Kaya, juga karena kedatangan kita adalah karena kehendak-Nya dan panggilan-Nya.

5. Biasanya masalah air di Arafah sering menjadi persoalan besar, karena sangat terbatas. Siapkan air dalam botol atau spray gun. Saat krisis air, bisa digunakan untuk berwudhu.

6. Jangan lupa membawa semprotan air. Untuk mengatasi suhu di sana yang biasanya cukup tinggi, basahi tubuh dengan semprotan air.

7. Banyak makan dan minum serta vitamin untuk menambah tenaga.

8. Jaga suasana wukuf agar selalu tenang dan khusuk. Jangan ribut apalagi berteriak-teriak.

9. Jangan berbantah-bantahan.

Semoga bermanfaat 🙂
Jika ada kekurangan atau salah pembahasan, silahkan masukan dari sahabat di kolom komentar.

sumber :
– almanhaj.co.id
– eramuslim.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here