SHARE

Assalamualaikum Sobat Mazq Tour, gimana kabarnya hari ini ? sudah lama nih admin tidak menyapa sobat. Maafkan admin yang jarang update artikel dikarenakan admin sedang ada hajat keluarga, maaf ya maaf :))

Kali ini admin akan mencoba bahas satu polemik yang mungkin membuat sobat sedikit bimbang saat melakukan thawaf (haji maupun umroh). Biasanya tuh saat thawaf banyak jemaah yang berdoa di belakang pembimbingnya dengan suara keras.

Bukankah itu mengganggu jamaah yang lain yang thawaf juga atau mungkin sedang sholat sunnah thawaf? Lantas bagaimana sih adab yang benar berdoa saat thawaf itu?

Dalam sabdanya Rasulullah Saw telah menjelaskan kepada para sahabatnya :
لا يجهر بعضكم على بعض في القرآن (أو قال) في القراءة

“Janganlah kalian saling mengeraskan bacaan Al-Quran (atau dia mengatakan) dalam membacanya.”

Demikian pula hal tesebut kami katakan kepada orang-orang tawaf, jangan keraskan suara kalian di hadapan orang-orang sehingga mengganggu mereka, akan tetapi berdoalah sesuai yang engkau sukai.

baca juga : Tips Membawa Buah Hati Ikut ke Tanah Suci

Sudut pandang mengenai jangan mengeraskan suara saat berdoa ini juga dikuatkan oleh Firman Allah SWT dalam surat Al A’raaf : 55 seperti berikut ini :

“Artinya : Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas” [Al-A’raaf : 55]

Syaikh As-Sa’di berkata bahwa Allah memerintahkan agar kita berdoa dengan berendah diri dan mengiba yang disertai rasa ketundukan serta dengan suara yang lembut sebagai bukti keikhlasan dalam berdoa. [Tafsir As-Sa’di 3/40]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here