SHARE

Assalamualaikum sahabat, dalam menunaikan berihram bagi para jama’ah umrah sudah tentu memiliki ketentuan aturan dan persyaratan yang wajib harus dipenuhi supaya ibadah umroh yang dilakukan itu sah dan tidak sia-sia.

Ada persyaratan pastilah disitu ada larangan. Sebaiknya sebelum pergi untuk melaksanakan ibadah umroh ada baiknya anda mempelajari secara seksama tentang ibadah ini terkait dengan larangan-larangan umroh. MazQ Tour meringkas nya untuk sahabat seperti yang ditulis berikut ini :

  • 1. Bertengkar atau berkelahi

Seperti yang dijelaskan dalam surat Al Baqarah ayat 197 “, (Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji”.

  • 2. Menutupi kepala dan menggunakan Alas Kaki yang Menutup Mata Kaki

Berdasarkan hadits Ibnu Umar dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim bahwa Nabi pernah ditanya tentang pakaian yang harus dipakai ketika ihram, lalu beliau bersabda, “Jangan memakai baju dan celana, surban, mantel penutup kepala, muzah kecuali orang yang tidak mendapati dua sandal, maka hendaklah dia memakai muzah dan memotong bagian atasnya di bawah mata kaki.”

  • 3. Memakai wangi-wangian dan minyak rambut

Dilarang menggunakan wewangian atau parfum saat sudah niat ihrom. Baik itu wewangian yang melekat di badan, ataupun wewangian yang melekat di pakaian. Ada beberapa pendapat para ulama yang menyatakan parfum pencuci pakaian juga termasuk wewangian sehingga ini juga termasuk yang dilarang.

Tidak diperbolehkan juga menggunakan minyak rambut, karena biasanya minyak ini mengandung parfum.
Bagi jamaah laki-laki yang ingin menggunakan parfum, anda bisa menggunakannya saat mandi Sunnah sebelum niat umroh (parfum ini tidak mengandung alkohol dan dipakai di kulit).

  • 4. Nikah atau menikahkan

Berdasarkan hadist Utsman dari Usman ra bahwa Nabi bersabda “Orang yang berihram tidak boleh menikahi, tidak boleh dinikahi dan tidak boleh melamar.” ( Sahih: Mukhtashar Muslim no. 814)

  • 5. Membunuh atau memburu binatang darat

Allah SWT berfirman “ …dan diharamkan atasmu menangkap binatang buruan darat selama kamu dalam keadaan ihram…”. ( Al Maidah : 96 ). Apabila dilanggar, maka jamaah harus membayar denda dengan membeli makanan seharga binatang yang diburu dan menyedekahkannya kepada fakir miskin atau memberi makanan kepada fakir miskin sebanyak 5/6 liter ( 1 mud ) untuk satu harinya.

  • 6. Memotong kuku dan rambut/ bulu badan

Allah SWT berfirman”..Dan janganlah kamu mencukur rambutmu sebelum binatang hadyu sampai di lokasi penyembelihannya..” ( Al Baqarah ; 196 )
Para ulama juga bersepakat bahwa haram hukumnya memotong kuku bagi orang yang sedang berihram ( al Ijma oleh Ibnul Mundzir hal 57 )

Namun diperbolehkan menghilangkan rambut tapi yang bersangkutan harus membayar fidyah, Allah SWT menegaskan dalam Al qur`an “ Jika diantara kamu ada yang sakit atau gangguan di kepalanya ( lalu ia bercukur ) maka wajiblah ia atasnya membayar fidyah yaitu berpuasa atau berhadaqah atau berkurban..( Al baqarah : 196 )

  • 7. Melakukan hal-hal yang menjadi pembuka hubungan badan

Apabila menyentuh sedikit dari kulit wanita secara sengaja. Diriwayatkan dari Ali dan Ibnu Abbas bahwa keduanya mewajibkan dam seekor kambing apabila mencium wanita. Perkataan Ali diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dari jalur Jabir Al-Ja’fi dan statusnya lemah, dari Abu Ja’far, dari Ali dan tidak didapatinya. Sedangkan perkataan Ibnu Abbas disebutkan oleh Al-Baihaqi namun tidak menjabarkan sanadnya. Apabila menciumnya dalam keadaan lupa, maka semua menyepakati bahwa tidak ada kewajiban membayar dam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here